Kolaborasi Mahasiswa ITK Lintas Prodi Dukung Evaluasi Pembelajaran Berbasis Gamifikasi di SD Harapan Bangsa

2025 - Mandiri

Prodi Bisnis Digital Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melaksanakan kegiatan pendampingan pembelajaran di SD Harapan Bangsa Integrated Christian School melalui penerapan gamifikasi sebagai media evaluasi. Kegiatan ini berangkat dari kebutuhan sekolah dasar terhadap metode evaluasi yang lebih interaktif, mampu meningkatkan keterlibatan siswa, serta relevan dengan perkembangan literasi digital. Pemanfaatan platform gamifikasi edukasi digunakan untuk menghadirkan kuis dan latihan berbasis permainan, sehingga proses penilaian tidak hanya mengukur pemahaman, tetapi juga mendorong motivasi belajar siswa.

Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan mahasiswa ITK dari beberapa program studi, yaitu Bisnis Digital, Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik Industri, dan Arsitektur. Kolaborasi lintas prodi ini memperkuat pelaksanaan program: Bisnis Digital membantu pendekatan pemanfaatan platform dan alur evaluasi, DKV mendukung aspek penyajian visual yang menarik bagi anak, Teknik Industri berkontribusi pada perancangan proses pendampingan yang terstruktur, sementara Arsitektur membantu penataan dan kenyamanan ruang kegiatan agar proses belajar lebih kondusif.

Rangkaian kegiatan mencakup persiapan instrumen evaluasi, pendampingan teknis penggunaan perangkat, serta implementasi langsung di kelas ICT. Pada tahap implementasi, siswa mengerjakan evaluasi melalui komputer dengan bimbingan pendamping, sementara guru memperoleh dukungan dalam pengelolaan kelas dan pengamatan keterlibatan siswa. Pendampingan difokuskan pada memastikan setiap siswa dapat mengakses materi, memahami instruksi, dan menyelesaikan evaluasi dengan tertib, sekaligus memberi ruang bagi guru untuk mengevaluasi efektivitas metode yang diterapkan. Melalui kegiatan ini, sekolah memperoleh alternatif model evaluasi yang lebih partisipatif dan mudah diadaptasi, sedangkan mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata pengabdian dan penerapan kompetensi lintas disiplin di lingkungan pendidikan dasar. Program ini juga memperkuat sinergi perguruan tinggi dan sekolah mitra dalam pengembangan praktik pembelajaran berbasis teknologi yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.