Meningkatkan Daya Tarik Wisata Edukasi Kang Bejo melalui Strategi Branding dan Konten Media Sosial

2025 - Mandiri

Wisata Edukasi Kang Bejo di Kangkung Sumberejo merupakan aset komunitas yang memegang potensi signifikan sebagai pusat pembelajaran pertanian dan destinasi wisata lokal. Dalam rangka mengoptimalkan potensi tersebut dan mendukung transformasi digitalisasi, program inovasi sosial ini dilaksanakan sebagai respons terhadap tantangan riil yang dihadapi oleh pihak pengelola dan masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil survey awal lokasi, tantangan tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga aspek utama. Pertama, dari sisi promosi, ditemukan bahwa pemanfaatan media sosial dan konten digital masih berada pada level yang belum maksimal. Kesenjangan ini menjadi krusial mengingat efektivitas promosi digital adalah penentu utama peningkatan jangkauan dan kunjungan wisata, sekaligus berfungsi untuk memperkuat citra Kang Bejo sebagai destinasi edukasi pertanian modern. Kedua, dalam aspek infrastruktur pendukung, fasilitas fisik seperti Gubuk Pesona Indonesia teridentifikasi membutuhkan perbaikan agar dapat tampil lebih menarik dan nyaman, yang secara langsung mempengaruhi kualitas pengalaman dan kepuasan pengunjung. Ketiga, di bidang kontribusi sosial, keberadaan Rumah Pintar di sekitar area wisata menunjukkan adanya peluang besar untuk pengabdian masyarakat, meskipun kegiatan pembinaan akademik belum berlangsung secara konsisten. Fenomena ini menciptakan ruang bagi tim inovasi sosial untuk menghadirkan intervensi edukatif yang terstruktur, sekaligus memenuhi kebutuhan sosial anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan. Seluruh temuan ini kemudian diformalkan dan diselaraskan dengan kebutuhan pengelola dalam opening ceremony inovasi sosial. Dengan demikian, program kerja ini dirancang secara terintegrasi, tidak hanya berfokus pada inovasi promosi dan perbaikan fasilitas, tetapi juga menekankan pada aspek pendidikan sebagai bentuk kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi kemajuan Wisata Edukasi Kang Bejo dan komunitas sekitarnya.