Pemberdayaan Urban Farming dan Pengelolaan sampah menjadi kompos di Kelurahan Gunung Samarinda baru, RT 9 Perumahan Taman Sari Bukit Mutiara

2022 - LPPM

 

Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan mengadakan program kuliah kerja nyata (KKN-Tematik) dengan mengangkat tema “pemberdayaan urban farming dan pengelolaan sampah organik menjadi kompos”  di perumahan taman sari bukit mutiara balikpapan. Diikuti oleh 8 orang mahasiswa dari berbagai latar belakang prodi yang berbeda dibawah bimbingan dosen Muh. Ikhsan Alif. S. M.Sc dan Agung Prabowo. M.M, kegiatan KKN tematik dapat terlaksana selama 3 (tiga) bulan.

Ditengah pandemi covid-19 ditambah dengan akses kebutuhan akan kehidupan sehat juga harus diimbangi yang menjadi salah satu kebutuhan utama bagi masyakat saat ini khususnya yang berada pada pusat-pusat perkotaan. Kegiatan KKN tematik dengan mengangkat tema “pemberdayaan urban farming dan pengelolaan sampah organik menjadi kompos” adalah solusi yang tepat bagi perumahan yang berada di pusat kota, salah satunya di perumahan Taman Sari Bukit Mutiara Kota Balikpapan. Kegiatan ini dilakukan mulai dari perakitan, pengelolaan hingga masa panen untuk hidroponik, dan juga dalam bentuk workshop, yang tentunya melibatkan masyarakat untuk semua agenda kegiatan.

 

Kegiatan pelatihan untuk pemberdayaan urban farming/hidroponik di adakan pada tanggal 26 Maret 2022 dengan mendatangkan pemateri yaitu seorang Owner Bio Farm dan seorang Ketua Pusat Pertanian Pedesaan Swadaya (Bapak Drs. Noerhadi Hartono dan ibu Hj. Sidarmawati, S.H). Dengan bentuk kegiatan berupa penjelasan beberapa metode menanam baik konvensional, maupun proses penanaman tanpa media tanah yang salah satunya merupakan Hidroponik, beliau juga menjelaskan beberapa system dalam penanaman Hidroponik, cara pembuatan display hidroponik, karakteristik dari setiap tanaman, cara panen yang benar, dan juga menyampaikan peluang bisnis dari hidroponik ini.

 

 

Adapun kegiatan yang kedua untuk pelatihan untuk pengelolaan sampah organik menjadi kompos, kami mengundang seorang pakar yang merupakan ketua bank sampah untuk wilayah 3 (tiga) Balikpapan (Bapak Prayitno), tidak hanya itu pada pelatihan kali ini untuk cara pembuatan komposter dan tata cara pembuatan kompos disampaikan sendiri oleh tim KKN kami yang diwakilkan oleh Muhammad Akbar dan Muhammad Fachreza Putra Palapa. Sedangkan Bapak Prayitno menyampaikan materi tentang eco enzyme, bagaimana cara pembuatan eco enzyme dari buah buahan, manfaatnya, pengolahan minyak jelantah menjadi sabun dan juga lilin.

Muhammad Fachreza Putra Palapa selaku ketua tim KKN menyampaikan “Kami berharap dari KKN tematik yang telah kami lakukan ini dapat memberikan pemahaman tentang urban farming dan pengelolaan sampah serta dapat meningkatkan produktivitas untuk warga dalam melakukan kegiatan yang sehat dengan menerapkan urban farming dengan metode hidroponik”

“Dalam pelaksanaan KKN ini, kami juga mendapatkan pengalaman serta pengetahuan yang baru, karena dari kami sendiri basicnya ngga ada yang tau tentang pemberdayaan urban farming atau pengelolaan sampah, jadi cukup seru si belajar hal yang baru” ungkap Emma. Pada sosialisasi tersebut dapat membantu mengenalkan kepada warga jenis penanaman lain tanpa memikirkan lahan yang luas dan membantu mengenalkan kepada warga bahwa sampah yang kita buang bisa jadi masih bisa di ubah menjadi barang yang bermanfaat. Warga sangat menyambut baik kegiatan ini dan sangat antusias untuk terlibat langsung dalam kegiatan.